• 0 Items - Rp 0
    • No product in the cart.

Blog

Perpipaan & Plumbling

Jenis aksesoris pipa? Nah kali ini kami akan membahas jenis-jenis aksesoris pipa itu ada apa aja sih?.

Pipa, fungsinya yang sederhana ternyata memiliki banyak istilah didalamnya. Mengetahui karakter dan istilah tersebut sebelum memasangnya bisa jadi sangat dianjurkan. Karena kesalahan sedikit saja, biasanya akan berdampak besar, hal ini biasa ditandai dengan munculnya kebocoran di kemudian hari.

Proses sambung atau fitting pipa, pada dasarnya bagian penting dalam di sistem perpipaan. Hal ini yang kemudian mengenalkan kita pada beberapa jenis aksesoris yang sering digunakan dalam proses instalasi. Beda bentuk, ukuran dan karakter, tentu beda pula fungsinya. Maka, sebelumnya, yuk kita mengenal jenis-jenis aksesoris dan fungsinya untuk sistem perpipaan.

  1. Socket

    Jenis aksesoris pertama adalah Socket. Aksesoris ini biasanya digunakan untuk menyambung pipa, tujuannya memperpanjang pipa dengan menyambung lurus satu pipa dengan pipa yang lain. Jenis aksesoris ini biasanya digunakan untuk dua jenis pipa dengan diameter yang sama, dengan ulir yang berada dibagian dalam. socket dapat dibagi menjadi beberapa jenis lagi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan customer mulai dari socket drat luar, socket drat dalam dan masih banyak lagi

  2. Elbow

    Jenis aksesoris Pipa yang lain adalah Elbow, berbeda dengan socket, aksesoris ini berfungsi untuk membelokkan aliran dengan ulir dibagian dalam. Sama fungsinya dengan Elbow, aksesoris pembelok aliran juga dapat dilakukan dengan Bend. Hanya saja aksesoris ini digunakan untuk membelokkan aliran beradius besar, elbow pun juga memiliki banyak sekali jenis mulai dari Elbow dengan dimensi derajat yang berbeda, elbow 90derajat, elbow 45 derajat, bahkan juga di kombinasikan dengan elbow dengan drat luar atau drat dalam, semuanya tergantung jenis pipa dan kebutuhan customer

  3. Tee

    Selain membelokkan, aksesoris pipa juga dapat bekerja dengan membagi aliran menjadi dua arah. Alat ini bernama Tee. Seperti namanya “T” bentuk aliran yang dihasilkan berawal dari pipa lurus yang dibelokkan ke kiri dan ke kanan. Tee pada umumnya berbentuk T namun ada beberapa kasus Tee dapat berbentuk Y, banyak orang yang menyebutnya Y-Branch, begitu juga dengan T dengan ujung yang ciut / mengecil sering disebut Tee With Reducer, dimana ujung kanan-kiri sama namun bagian tengah Tee menciut / mengecil.

  4. Reducer

    Selanjutnya adalah Reducer. Akesoris ini biasanya digunakan untuk menyambung dua pipa dengan diameter berbeda. Reducer sendiri terbagi menjadi dua tipa, yakni Reducer Elbow yang fungsinya membelokkan aliran dan Reducer Socket yang fungsinya memperpanjang pipa, dengan sambungan pipa lurus.

  5. Flange

    Flange adalah sebuah mekanik yang bertujuan untuk menyambungkan 2 buah pipa yang masing-masing memiliki flange juga, flange dikombinasikan dengan mur dan baut, tanpa 2 hal ini flange tidak dapat dipakai, jumlah mur dan baut yang digunakan pada flange tergantung dari jenis flange itu sendiri, jenis flange bermacam-macam sesuai dengan kebutuhan, begitu juga bahan dari flange ada yang terbuat dari plastik, HDPE bahkan besi.

  6. Cap, Plug, Clean Out

    Banyak istilah untuk menggambarkan 3 macam nama ini, namun fungsi mereka sama yaitu menutup saluran pipa pada ujung pipa yang tidak dihubungkan lagi, kebanyakan para kontraktor memilih untuk menutup ujung pipa dengan kran air, sehingga ujung pipa dapat digunakan dan bermanfaat, namun ada suatu waktu harus ditutup maka cap, plug dan clean out inilah jawabannya, Cap adalah penutup yang lebih simpel dari yang lain, menutup rapat dan permanen tidak dapat di buka kembali, Plug adalah penutup yang sangat rapat dengan sistem ulir/drat, clean out adalah penutup yang dapat ditutup dan dibuka kembali sesuka hati.

LEAVE A COMMENT

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!