• 0 Items - Rp 0
    • No product in the cart.

Blog

Perpipaan & Plumbling

SB

Produksi Pipa HDPE PE-100

Pipa HDPE di produksi mulai diameter 20mm atau 1/2 inch sampai dengan diameter paling besar 1200mm atau setara dengan 48 inch. Pipa HDPE sendiri di produksi dengan berbagai spesifikasi PN (Pressure Nominal) atau Nominal Tekanan. PN tersebut yakni PN 6; PN 8; PN 10; PN 12,5; PN 16 dan PN 20.

Produksi Pipa HDPE Dipercepat //solusibersama.co.idDiameter Pipa HDPE

Pipa diameter besar, mulai diameter 6 inch sampai dengan 48 inch biasanya digunakan pada Distribusi air bersih dari sumber/pompa. Selain untuk air bersih, Pipa HDPE diameter besar bisa digunakan untuk berbagai keperluan, misalkan untuk sampah. Di beberapa negara, Pipa HDPE digunakan untuk membersihkan sampah di laut lepas. Sedangkan di Indonesia sendiri Pipa HDPE diameter besar sering digunakan untuk saluran air bawah tanah dan gorong-gorong.

Pipa HDPE //solusibersama.co.id

Pipa HDPE diameter kecil, seperti 1/2 inch, 3/4 inch, 1 inch digunakan untuk sambungan rumah atau “SR” dari Pipa Utama menuju rumah tinggal.

PN Pipa HDPE

PN Pipa HDPE atau Nominal Tekanan pada Pipa HDPE adalah nominal besarnya tekanan air yang mengaliri pipa. Pada tiap PN, perbedaannya terletak pada ketebalannya. Semakin besar nilai PN, maka Pipa tersebut semakin tebal.

Pipa HDPE yang digunakan untuk air bersih adalah Pipa HDPE dengan PN 10 dan PN 16. Kedua jenis PN ini dinilai cukup dan sesuai untuk mengalirkan air bersih. Sedangkan PN yang dibawahnya seperti PN 6 dan PN 8 biasa digunakan untuk selubung kabel dan pembuangan air kotor.

Pipa HDPE cukup umum dipakai di dalam sistem Dewatering. Pipa HDPE memang mempunyai tingkat fleksibilitas lebih baik walau pun tidak sekuat pipe besi (Steel Pipe). Namun banyak yang masih belum mengerti betul atau paham betul mengenai pipa HDPE tersebut. HDPE (High-Density Polyethylene) berbahan baku minyak bumi. HDPE banyak juga dipakai dalam produk-produk plastik, HDPE mempunyai densitas sekitar 0.93 -0.97 g/cm3.

Tekanan pada pipa sering menjadi dasar dalam instalasi pipa, khususnya dengan pipa HDPE. Hal ini karena tanpa kejelasan tekanan yang pasti dan tepat, sistem penyaluran pada pipa tentu tidak akan berjalan sesuai yang diharapkan. Pipa bisa menjadi tidak tahan tahan lama, mudah rusak, dan air tidak mengalir pada kran yang dimaksudkan karena terbuang terlebih dahulu ke keran yang lain.

LEAVE A COMMENT

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!