• 0 Items - Rp 0
    • No product in the cart.

Blog

Perpipaan & Plumbling

Kebutuhan saluran pipa air kurang efektif diakibatkan karena pemilihan produk yang tak sesuai dengan kebutuhan. Tak hanya penggunaan lebih lama, hal ini kerap mengakibatkan kendala tersendiri. Mulai dari kerusakan pipa, pipa mampet, kebocoran ppa hingga masalah lain.

Hal ini dikarenakan, beda kebutuhan saluran pipa (baik untuk saluran air bersih, sanitasi, pengairan dan buangan) memiliki karakter berbeda-beda. Hal ini dibedakan berdasarkan jenis materi (cairan) yang disalurkan. Sehingga membutuhkan jenis pipa berbahan khusus yang tepat.

Berikut jenis-jenis kebutuhan saluran pipa air :

  1. Pipa air untuk sanitasi dan distribusi

Umumnya pembangunan jalur pipa air untuk kebutuhan sanitasi dilakukan bersamaan dengan membangun kontruksi rumah atau bangunan. Oleh sebab itu, dibutuhkan pemilihan produk yang tepat agar saat terpasangĀ  jalur in tidak menjadi sumber masalah.

Sumber masalah disini adalah penggunaan produk pipa air yang tidak sesuai menyebabkan kerusakan saluran. Sehingga untuk memperbaikinya kita akhirnya juga membongkar sebagian atau beberapa bagian kontruksi rumah atau bangunan.

Solusi tepat untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan produk pipa air jenis PPR. Jenis pipa ini dapat disesuaikan dengan jenis air (panas/dingin) yang anda gunakan. Selain itu, pipa PPR juga ideal untuk saluranĀ  dalam gedung.

Selain produk pipa PPr, untuk kebutuhan anti berisik anda bisa juga menggunakan produk pipa jenis Astolan. Pipa jenis ini sangat ideal meredam bunyi aliran yang mengganggu telinga.

Khusus saluran distribusi air untuk kebutuhan saluran pengairan dan perkebunan, anda bisa menggunakan produk pipa HDPE selain pipa PPR. Keuntungan penggunaan pipa ini adalah varian panjang pipa yang bisa dibentangkan anatara 50 hingga ratusan meter.

2. Pipa Air Bersih

Isu kekurangan kebutuhan air bersih, sudah menjadi hal baru lai di dunia, terlebih dibeberapa wilayah dengan sumber mata air hampir tidak pernah ada. Hal yang sama juga terjadi dibeberapa kawasan di Indonesia, terutama dibagian timur.

Air adalah kebutuhan medasar hidup manusia. Sayangnya, tak semua orang memiliki akses sama terhadap kebutuhan air bersih. Salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan ini adalah dengan membangun jaringan saluran pipa air bersih yang tangguh, tahan terhadap tekanan dan yang pasti sesuai dengan standard food grade sehingga air aman untuk dikonsumsi.

Sebeum menggunakan produk pipa plastik, orang terlebih dahulu menggunakan produk pipa besi, karena alasan tangguh dan tahan terhadap tekanan. Sayangnya produk ini tak tahan terhadap masalah karat yang membuat usia pipa air tak bertahan lama.

Solusi kemudian adalah menggunakan produk pipa plastik. Meski demikian, tak semua jenis pipa thermoplastik cocok untuk kebutuhan ini, seperti pipa PVC konvensional yang juga kerap bermasalah karena tak tahan terhadap cuaca.

Produk tepat untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunkan pipa HDPE. Jenis pipa air ini memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan saluran air bertekanan yang tangguh.

Yakni memiliki tingkat kelenturan, kekuatan tinggi, dengan tingkat keretakan sangat rendah. Bisa digunakan untuk saluran bertekanan, dan yang paling penting sesuai dengan standard Food Grade. Sehingga direkomendasikan ntuk saluran air bersih untuk konsumsi.

Selain jenis pipa HDPE, anda juga membangun kebutuhan ini dengan produk pipa PVC-O. Pipa tersebut adalah produk perpipaan dari bahan PVC dengan metode oriental Bi-Axial. Produk ini memiliki karakter hampir mirip dengan pipa HDPE, kelebihannya memiliki dinding lebih tipis. Sehingga mampu menghantar aliran lebih banyak.

Produk pipa PVC atau lebih tepatnya pipa uPVC juga berhasil meningkatkan kulaitas produk pipa PVC konvensional. Dengan kelenturan tinggi dan tahan terhadap lingkungan sekitar. Sehingga produk ini juga direkomendasikan untuk saluran pipa air bersih.

3. Pipa Air Kotor dan Buangan

Berbeda dengan kebutuhan pipa air sebelumnya, untuk kebutuhan saluran air kotor dan buangan, kita tidak memerlukan pipa dengan tingkat ketahanan terhadap tekanan lebih tinggi. Karena untuk kebutuhan ini biasanya kita cukup membutuhkan pipa dengan tekanan rendah.

LEAVE A COMMENT

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!